369 Juta “Diduga Ditipu” Korban Minta Polisi Tetap Proses Hukum Oknum Kades Ndano

lintasra | 30 May 2024, 11:24 am | 354 views

Foto : Syafrudin asal Tolonggeru yang merasa telah ditipu oleh oknum Kades Ndano (Foto/IS)

BIMA, LINTASRAKYATNTB.COM – Syafrudin asal Tolonggeru, Desa Monggo, Kecamatan Madapangga meminta Kepolisian Resor Bima untuk tetap memproses dugaan penipuan oknum Kepala Desa Ndano, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang kasusnya sedang berjalan di Unit Reskrim Polres Bima.

Permintaan itu dipicu dengan banyaknya surat peryataan kesanggupan MS membayar 144 dus bibit jagung NK Simo 7328 yang diambilnya pada 2023. Namun, dari jumlah pernyataannya itu belum ada yang diindahkan.

“Saya minta polisi abaikan permintaan MS yang meminta kasus itu diselesaikan secara Arif dan bijaksana sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya,” ucap Syafrudin kepada lintasrakyatntb.com via WhatsApp-nya, Kamis (30/5/2024).

Menurut Syafrudin, permintaan oknum Kades itu sudah tidak bisa didengar apalagi diamini. Lagipula jika mau melunasi 369 juta lebih dari jumlah harga bibit yang ditipunya itu kan sudah dari 2023 dan bukan setelah dibawa ke ranah hukum.

“Saya sudah bulat dan asalkan memenjarakan pria penipu itu,” pungkas Syafrudin.

Sebelumnya, oknum Kades Ndano membantah atas dugaan penipuan yang dialamatkan hingga dilaporkan Syafrudin ke Polres Bima.

“Saya tidak ada unsur penipuan. Sebab, dari jumlah harga bibit Rp800 juta yang saya ambil sudah terbayarkan Rp400 lebih juta dan masih tersisa Rp369 juta dan tetap dilunasi,” kata MS saat dikonfirmasi di sebuah warung kopi Desa Ndano, Selasa (28/5/2024).

Dia menambahkan, terkait sisa harga bibit tersebut, sudah memberikan jaminan rumah dan bahkan rumah tersebut silakan diambil, namun Syafrudin tidak mau.

“Saya suruh ambil rumah, tapi tak mau rumah. Dia mau uang tunai,” terangnya.

Dia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

“Saya sudah minta ke penyidik untuk memediasi penyelesaian secara kekeluargaan dan insyaallah akan diupayakan,” tandasnya. (Muhtar

 

Berita Terkait