Rumah Ambruk, Ama Boa Woro Pilih Tidur Di Samping Rumah Tetangga

lintasra | 7 May 2024, 04:09 am | 1183 views

Foto : Kondisi rumah Ama Boa yang sudah ambruk

 

Bima, Lintasrakyatntb.com – Sebuah rumah panggung 9 tiang milik Ibrahim Ama Aji (80) warga RT.015/RW.002 Desa Woro, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) ambruk diterpa angin kencang pada sekitar beberapa pekan kemarin. Akibatnya, pria lansia ini memilih untuk tidur di samping rumah tetangganya sembari menunggu uluran tangan pemerintah pun pihak lainnya.

“Saya tidur di samping rumah tetangga sambil menunggu adanya bantuan dari pemerintah dan pihak lainnya,” kata Ibrahim kepada lintasrakyatntb.com di depan tetangganya, Selasa (7/5/2024) dini hari.

Menurut Ibrahim, selain mengalami kesulitan untuk tempat tidur, juga sesuap nasi pun harus bergantung dari suguhan tetangga sekitar. 

“Saya setiap hari dikasi makan sama tetangga,” ungkap pria lansia disabilitas ini.

Dengan adanya keadaan seperti ini, Ama Boa sangat berharap adanya uluran tangan semua pihak demi keberlangsungan hidup dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Semoga saya diberi rezeki agar saya bisa hidup aman dan tenteram,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Woro Abdul Farid akan mengatensi secepatnya. Dia mengaku baru mengetahui peristiwa yang dialami Ama Boa itu.

“Saya baru mendapat informasi dari operator saya (Heriyanto) dan atas informasi itu akan segera diatensi,” ungkap Kades Woro saat berada di Pemda Bima, Senin (7/4).

Menurut pria berjiwa sosial ini, insyaallah sepulang dari pemda hari ini, pihaknya akan turun evakuasi langsung di lokasi dan sekarang sedang berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Saya akan turun sepulang dari Kantor Bupati Bima dan mohon sampaikan salam hormat saya kepada Ama Boa dan keluarganya,” tandasnya.

Bagi para donasi terhadap Ama Boa ini, mohon mengirim langsung ke nomor rekening tetangganya an. Miliyanti dengan nomor rekening BRI 476901056054530 atau menghubungi kontak HP/WA : 085 338 101 241. (Habe)

Berita Terkait