BIMA, LINTASRAKYARNTB.COM – 243 warga Desa Campa, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, menerima bantuan beras dan minyak goreng dengan masing-masing 10 kg dan dua botol minyak goreng di Kantor Desa Campa, pada Kamis, 24 Desember 2025.
Koordinator Desa Campa, Ansor, mengatakan, penyaluran beras ini tidak berdasarkan nama penerima bansos yang ada, tetapi satu untuk semua dengan masing-masing 10 kg per warga. “Kami lakukan ini atas kebijakan pemerintah desa yang disertai berita acara hasil musyawarah bersama BPD dan masyarakat satu hari lalu,” kata Ansor.
Menurutnya, benar beras ini diperuntukkan warga yang punya nama dari Kementerian Sosial RI dengan rata-rata 20 kg per nama, namun dengan pertimbangan dan kebijakan pemerintah desa dan diperkuat dengan hasil koordinasi dengan Koordinator Kecamatan (Korcam) Madapangga, bahwa bantuan ini ada kewenangan pemerintah desa untuk mengatur kebijakan seperti memberikan masing-masing 10 kg kepada KPM PKH, BNPT, BLTS Kesejahteraan Sosial, dan sisanya diberikan kepada warga yang tidak punya nama dan benar-benar membutuhkan.
“Korcam sampaikan bahwa bantuan beras ini bisa diatur lanjut oleh pemerintah desa, sesuai instruksi Bupati Bima, agar bantuan merata,” pungkasnya.
Ketua BPD Campa membenarkan bahwa beras ini disalurkan tidak hanya kepada warga pemilik nama sesuai yang datang dari pusat, tetapi juga untuk warga yang benar-benar layak, seperti disabilitas, lansia, janda, fakir, miskin, dan warga yang tidak pernah mendapatkan bantuan selama ini.
Menurutnya, ini dilakukan pemerintah desa berdasarkan hasil rapat musyawarah bersama BPD dan masyarakat disertai berita acara kemarin, sehingga dengan kebijakan pemdes tersebut, BPD sangat mendukung dan mendorong demi pemerataan bantuan.
“Kami terus mendorong kebijakan pemerintah desa sepanjang untuk pemerataan bagi warga,” ujarnya.
Dia mengaku pihaknya berencana akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial, terkait mekanisme dan prosedural di dalam mengajukan pergantian nama-nama KPM KPH dan sejenisnya yang sudah tidak layak lagi.
“Insyaallah, kami akan koordinasi dengan dinsos,” tutupnya. (Habe)