IMWM Gelar Sosialisasi Narkoba, Kepala Puskesmas Madapangga Uraikan Dampak Kesehatan

lintasra | 8 February 2025, 06:22 am | 188 views

 

BIMA, LINTASRAKYATNTB.COM – Ikatan Mahasiswa Woro Mataram (IMWM) menggelar sosialisasi tentang bahaya narkoba dan kenakalan remaja menuju Indonesia Emas 2045 di SMPN 2 Madapangga, pada Jumat, 7 Februari 2025 pagi.

Dalam kesempatan tersebut, hadir Kepala Puskesmas Madapangga, H. Syafrudin. Ia memaparkan dampak narkoba secara medis. Menurutnya, narkoba dapat merusak otak manusia.

H. Syafrudin juga menjelaskan bahwa narkoba dapat menyebabkan gangguan mental, seperti depresi dan kecemasan. “Oleh karena itu, anak-anak semuanya harus selalu waspada dan menjauhi narkoba,” katanya.

Dia menambahkan bahwa sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya narkoba dan kenakalan remaja. “Ya, semoga anak-anak dapat menjalani kehidupan yang sehat dan produktif,” pungkasnya.

Ketua IMWM, Muhammad Rizal, berharap agar kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi awal dari gerakan anti-narkoba di kalangan pelajar. “Kita ingin menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari narkoba,” katanya.

Dalam acara tersebut, juga dilakukan penandatanganan komitmen anti-narkoba oleh siswa-siswi SMPN 2 Madapangga. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mencegah penyebaran narkoba di kalangan pelajar.

Ketua Ikatan Mahasiswa Woro Mataram, Nurfitri Handayani, menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang bahayanya narkoba dan kenakalan remaja di kalangan generasi muda. Menurutnya, sekitar 70 persen anak-anak muda Desa Woro diduga menyalahgunakan obat-obatan terlarang, sehingga perlu dicegah secara dini dengan berbagai kegiatan edukasi dan mencerahkan.

Fitri sapaan akrabnya juga mendorong pihak penegak hukum agar terus memberantas peredaran narkoba tanpa pandang buluh. “Kita harus ikut andil demi menyelamatkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Mari kita satukan tekad, komitmen melawan narkoba,” tambahnya.

Melalui momen ini juga, Fitri mendukung perjuangan Badai NTB membongkar bandar narkoba di wilayah hukum Polda NTB, khususnya Bima dan Dompu, karena jika dicermati, setiap rilisan Badai NTB di berbagai platform media menunjukkan bahwa peredaran narkoba tidak hanya melibatkan orang-orang sipil, namun juga oknum pejabat negara dan pemerintah, seperti oknum polisi, dewan, dan wartawan.

Dengan demikian, diharapkan kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menghindari bahaya narkoba dan kenakalan remaja. (Habe)

 

 

Berita Terkait