Suara Laeli Bima Menggelitik dan Mempesona

lintasra | 23 February 2025, 01:53 am | 447 views

 

BIMA, LINTASRAKYATNTB.COM – Dalam acara haflah quran malam ke-44 hari atas meninggalnya almarhum Samsudin Yadam, Nurlaely, seorang qariah inspiratif asal Desa Palama, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, menyuguhkan kejutan variasi baru dan suara menggelitik kepada masyarakat Desa Woro, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima.

Acara tersebut diselenggarakan di kediamannya almarhum tersebut pada Jumat, 21 Februari 2025 sekitar pukul 19.00 WITA, untuk memperingati hari meninggalnya almarhum. Almarhum Samsudin Yadam adalah seorang tokoh masyarakat yang sangat dihormati di Desa Woro. Beliau telah berjasa dalam masyarakat dengan membantu membangun masjid dan aktif dalam kegiatan sosial lainnya.

Nurlaely yang hadir bersama tiga qari-qariah lainnya, yakni qariah Nurhasanah, Desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Desi Permatasari, Desa Kalampa, Kecamatan Woha, dan qari Muhammad Qadafi, Desa Rada, Kecamatan Bolo, yang dipandu oleh guru ngaji Syamsuri Firdaus, qari internasional, yang sekaligus pengurus LPTQ Kabupaten Bima, menyajikan kejutan yang memukau masyarakat dengan suara dan irama lagunya yang menggelitik dan mempesona.

Kehadiran Nurlaely dalam acara tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Woro. Mereka sangat mengapresiasi kemampuan Nurlaely dalam membacakan ayat-ayat suci Al-Quran. Nurlaely adalah sosok perempuan sederhana yang memiliki latar belakang pendidikan di pondok al-Maliki dan pernah menjadi qariah di tingkat Provinsi NTB pada golongan anak-anak sebelumnya.

Selain memiliki khas suara memuncak dan teknik pengaturan nafasnya panjang, juga penyebutan hukum-hukum bacaannya sangat utuh dan sempurna. Hal ini menunjukkan bahwa Nurlaely memiliki kemampuan yang sangat baik dalam membacakan Al-Quran.

Sebelum keempat qari-qariah saling menyuguhkan kebolehannya, Desa Woro terpukau dengan syair lagu syahdu disuguhkan Sahril H Yunis, mantan qari provinsi yang juga pelatih para qari-qariah di 18 kecamatan pada ajang MTQ tingkat kabupaten tiap tahun.

Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh tokoh masyarakat dan pejabat setempat. Mereka menyampaikan rasa hormat dan penghargaan kepada almarhum Samsudin Yadam yang telah berjasa dalam masyarakat. Acara tersebut diawali oleh Agus Supriadin, seorang Bhabinkamtibmas Desa Woro. Acara berlangsung khidmat dan penuh makna. (Habe)

Berita Terkait